Pengikut
Puisi November ( Pedati Mati)
Pedati Mati
Galang perdu mengusung sembilu
Menggerogoti pedati mati
Mati hasta, mati depa, mati rupa
tapi tak mati daya..
Hunus waktu larikan lalu,
Terjang usang harum baru
Kemudian matinya telah ia lupa,
sampai hidup ia hirup
Satu lagu tetap ia padu,
lagu untuk menggertak nestapa uji jiwa
Damaikan qolbu lama pilu,
oleh gulungan semak perdu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar