Pengikut
Puisi Desember ( Berpaling )
Berpaling
Bermungkin sajak pasti telah tiba,
terlambat - lambat sangat padat
Ku tahu kau senang,
Kau tahu, ku tak
Kau, tak ku tahu
Padahal sedikit ujung terendus olehku..
Selebihnya? tidak..
Pecah... hati untuk ini
Bosan... goda - goda rasa api terbakar
Hampa... tiada terisi
Andai ia kembali lupakah ia pada semua?
Memori tiada tereka..
Kata tiada terekam..
Sajak tiada terpatri dalam sisi..
Kau itu..
Tak tahu isyarat anginku..
Tak peka akan purnama sempurnaku..
Berpaling mungkin?..
Luka bius menjangkitiku..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
Madu Durai muram menanti rambumu sepakati kau lagukan buru sendu sesapi poriku dengan senyum gamang meramu Aduhai.. goncang, getar, me...
-
Antara Dua Belati Bayangan Itu lagi menerpa derai semburat mimpi anai, datang membayang merelung, merengkuh dengan hangat merapat Jua s...
-
Kacau Melamun pagi hari.. berlumur secangkir teh kopi.. Tapi tak ada... kosong.. tak bertepi.. Api menyala pada ubun.. Sulit tuk pad...
-
Hempas Seru serdadu batu mengusikku, kalang kabut ku menghindar tetap saja mereka menusukku, hempaskanku hingga terpencar Lamunanku k...
0 komentar:
Posting Komentar