Pengikut
Puisi Desember ( Kelapa Sunda )
Kelapa Sunda
Ini kali tiada juang untuk semua.
Menepis sepi pada riuh rentak belantara sesak.
Ku coba jejali otak dengan imajinasi melayang,
hilang bimbang terbayang imbang.
Jiwaku ini jiwa bebas..
tak kenal kekang melarang,
biarlah mauku sendiri tak perlu kalian beradu mengerti.
Jiwaku ini gamang..
berbalik menyerang bilaku mau,
tiada perlu kau paksa berlaku..
Kelapa sunda...
Kenalkah kau pada orang ini ?
Ataukah kelapa saja atau sunda saja yang kau tau ?
Iya benar..
Kau takkan bisa memadu kelapa dan sunda
jelas keduanya terpisah beda.
Malas sudahlah aku,
tuk coba pendam dalam kubur angan palsu..
Takkan mengerti....
Aku tiada pinta nian untuk itu.
Sudahlah aku sudahi,
tanpa bayangan palsu menjadi..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
Madu Durai muram menanti rambumu sepakati kau lagukan buru sendu sesapi poriku dengan senyum gamang meramu Aduhai.. goncang, getar, me...
-
Antara Dua Belati Bayangan Itu lagi menerpa derai semburat mimpi anai, datang membayang merelung, merengkuh dengan hangat merapat Jua s...
-
Kacau Melamun pagi hari.. berlumur secangkir teh kopi.. Tapi tak ada... kosong.. tak bertepi.. Api menyala pada ubun.. Sulit tuk pad...
-
Hempas Seru serdadu batu mengusikku, kalang kabut ku menghindar tetap saja mereka menusukku, hempaskanku hingga terpencar Lamunanku k...
0 komentar:
Posting Komentar