Pengikut
Puisi Januari ( Hempas )
Hempas
Seru serdadu batu mengusikku,
kalang kabut ku menghindar
tetap saja mereka menusukku,
hempaskanku hingga terpencar
Lamunanku kabur,
Terkurung sorotan kuning mempesona
Buatku jauh berlayar hingga jumpa tepi terhina.
Aku sadar tubuhku remuk, ambruk, terpuruk.
tindas,lepas dan kau pasti telah puas.
Melejit jauh mengajakku,
penuhi sadarku akan diriku.. kuterima.
Pasrah dalam benakku, itu saja..
Barangkali itulah usaha daya seorang hamba
Ikhlas dalam benak itu saja..
Memang inilah paham seorang hamba..
Bagaimanapun jua hamba hanyalah hamba,
yang tak punya daya tanpa ridho-Nya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
Madu Durai muram menanti rambumu sepakati kau lagukan buru sendu sesapi poriku dengan senyum gamang meramu Aduhai.. goncang, getar, me...
-
Antara Dua Belati Bayangan Itu lagi menerpa derai semburat mimpi anai, datang membayang merelung, merengkuh dengan hangat merapat Jua s...
-
Kacau Melamun pagi hari.. berlumur secangkir teh kopi.. Tapi tak ada... kosong.. tak bertepi.. Api menyala pada ubun.. Sulit tuk pad...
-
Hempas Seru serdadu batu mengusikku, kalang kabut ku menghindar tetap saja mereka menusukku, hempaskanku hingga terpencar Lamunanku k...
0 komentar:
Posting Komentar